Oleh: M.M. Nilam Widyarini M.Si.
Jika orang yang Anda kenal merasa diri hebat, mengaku jenderal, bahkan malaikat, nabi, atau wakil Tuhan, waspadailah. Siapa tahu ia mengalami gangguan bipolar (manik depresi).
Salah satu tanda bipolar yang menonjol, menurut Dr. Yul Iskandar, Sp.KJ, Ph.D, psikiater dari RS Khusus Dharma Graha, memang delusi kebesaran (grandiosity). Celakanya, orang bipolar juga biasanya memiliki insting kuat dan apa yang terjadi pada dirinya sepertinya masuk akal, sehingga orang lain mudah tersugesti.
“Karenanya tak sedikit orang yang mengaku hebat itu lalu banyak pengikutnya, meskipun klaim bahwa dia mendapat suara atau bisikan sulit dibuktikan,” tutur Dr. Yul.
Kondisi itu tak ubahnya hidup keseharian kita yang diberondong tayangan magis-mistik, dan lama-kelamaan membuat kita percaya juga.
Merusak Hubungan
Gangguan bipolar sendiri merupakan penyakit mental kronis dan parah yang juga dikenal sebagai manik depresi. Gangguan ini menyebabkan terjadinya perubahan suasana hati, energi, dan perilaku lain yang tidak normal. Akibatnya berpengaruh buruk pada prestasi sekolah maupun kerja, merusak hubungan antarmanusia, bahkan bisa berakhir dengan tindakan bunuh diri.
Gangguan itu belum diketahui secara pasti penyebabnya, tetapi diduga berkaitan dengan virus yang menyerang otak. Serangan virus berlangsung semasa janin dalam kandungan atau di tahun pertama sesudah lahir. Namun, baru 15-20 tahun kemudian mewujud menjadi bipolar.
“Itu karena pada usia 15 tahun kelenjar timus dan pinealis yang mengeluarkan hormon yang dapat mencegah gangguan psikiatrik hebat sudah berkurang menjadi 50 persen,” papar Dr. Yul, dalam acara dialog media di Jakarta, belum lama ini.
Di samping delusi kebesaran, tanda lain dari bipolar adalah hiperaktivitas, mudah marah, murung, ide meloncat-loncat, dan bunuh diri. Sekitar 16 persen dari pasien bipolar berkecenderungan untuk membunuh dirinya. “Kebut-kebutan atau ngetrek itu juga termasuk gejala bunuh diri, tetapi sebetulnya kasus bunuh diri di Jakarta masih kecil,” katanya.
Saat ini di Amerika Serikat, sekitar 1 persen dari populasi orang usia 18 tahun ke atas mengalami gangguan bipolar. Jika angka itu juga berlaku di Indonesia, berarti bisa lebih 2 juta penderitanya.
“Yang berkonsultasi ke psikiater baru kira-kira 30 sampai 50 persen karena mereka merasa tidak terganggu,” tambahnya. Dr. Yul sendiri baru menangani sekitar 30-50 orang pasien bipolar. Akibat anggapan salah itu, tak sedikit pasien yang baru berkonsultasi ke psikiater 6 tahun setelah gejala depresi muncul. Tentu saja kondisi penyakitnya sudah berat. Selama kurun waktu itu banyak juga pasien yang lebih dulu dibawa melanglang berobat ke tempat lain, bisa medis maupun alternatif, dan tidak langsung menuju dokter ahli jiwa.
Tidak seperti skizofrenia, pada bipolar ada kalanya terjadi fase baik. Mungkin itu sebabnya proses terapi akhirnya berlangsung tidak maksimal.
Terapi Jangka Panjang
Perkembangan gangguan bipolar umumnya terjadi di akhir masa remaja atau awal masa dewasa. Namun, pada beberapa penderita sudah mulai terjadi di masa kanak-kanak, sementara yang lain baru muncul menjelang akhir kehidupannya. Bipolar memang seringkali tidak bisa dikenali sebagai penyakit, meski pasien mungkin sudah menderita selama bertahun-tahun sebelum benar-benar terdiagnosis.
Seperti penyakit kronis lain, bipolar butuh perawatan jangka panjang, bahkan bisa sepanjang hidup pasien. Namun, yang penting, penyakit ini punya masa depan cukup cerah karena sudah ada obatnya. Dokter biasanya akan memberikan terapi obat ini selama 5 tahun.
“Setelah itu kita coba hentikan. Kalau selama dua tahun tak pernah muncul gejala, dinyatakan sembuh,” ungkap Dr. Yul. Kemungkinan kambuh pada pasien yang menjalani terapi dengan obat ini sekitar 30 persen.
Obat-obatan yang dipakai saat ini dan sudah mendapat izin FDA (Food and Drug Administration) adalah mood stabilizer (menghentikan perubahan mood) seperti valproate, lithium, oxcarbazepin, temoxipen, dan gabapentin. Obat-obatan tersebut akan membantu menyeimbangkan kondisi manik dan depresi pasien. Dengan pengobatan yang tepat gangguan bipolar dapat dikontrol secara baik.
Sayangnya, penggunaan obat bukannya tanpa efek samping. Lithium misalnya bisa memengaruhi kognisi, menyebabkan tremor, gangguan pencernaan, endokrin, menambah berat badan, gangguan kulit. Lithium juga sangat toksik. Bila diminum tidak tepat aturan, misalnya 3 kali dosis yang seharusnya, bisa berakibat kematian.
Intervensi terapi komplementer seperti rileksasi, meditasi, latihan pernapasan, terapi tertawa, dan terapi perilaku juga bisa dilakukan. Semua itu dapat membuat pasien lebih tenang. Yang terpenting, saran Dr. Yul, keluarga memberikan dukungan penuh bila ada anggotanya yang mengalami bipolar. Caranya, dengan mengenali gejala dan segera membawanya ke dokter ahli jiwa. Semakin dini gangguan ini diketahui dan makin cepat diobati, tentu akan optimal hasil yang dicapai.Mau Mati Saja
Orang dengan gangguan bipolar cenderung melakukan bunuh diri. Risiko besar untuk bunuh diri bisa terjadi pada awal munculnya penyakit. Jika Anda mendapati orang yang berpikir atau berkata tentang bunuh diri, berilah perhatian.
Tanda-tanda yang berkait erat dengan kemungkinan bunuh diri misalnya:
- Berbicara tentang perasaan untuk bunuh diri atau ingin mati.
- Merasa sangat putus asa.
- Merasa tak berdaya dan tak seorang pun mau membantunya.
- Merasa menjadi beban bagi keluarga maupun teman-teman.
- Mengonsumsi alkohol atau obat-obatan (narkoba).
- Menulis suatu pesan yang menandakan ia mau bunuh diri.
- Melakukan sesuatu yang membahayakan jiwanya.Amati Gejalanya
Kalau seseorang mengemukakan sesuatu yang di luar nalar, kita bisa melihatnya sebagai gejala bipolar (manik depresi). Pada gangguan jenis ini terjadi dua episode atau fase (manik dan depresi) yang saling bergantian.
Gejala yang mudah diamati antara lain:
? fase manik:
- suasana hati gembira berlebihan
- aktivitas meningkat, ekspansif
- mudah tersinggung
- hiperaktivitas
- berbicara sangat cepat
- ide meloncat-loncat
- kebutuhan tidur berkurang
- harga diri berlebihan
- perhatian mudah teralihkan
- memiliki pertimbangan buruk
- sikap berlebihan (misalnya gila belanja dan seks tidak aman)
? fase depresi:
- perasaan murung atau sedih
- mudah menangis
- minat dan kegembiraan hilang
- kelelahan
- nafsu makan terganggu
- gangguan tidur (insomnia atau hipersomnia)
- putus asa
- pesimis, merasa tidak berguna
- sulit konsentrasi
- berat badan naik/turun secara bermakna
- merasa bersalah
- sering berpikir untuk bunuh diri.
Sumber: Kompas Cyber Media


Posted by Mantan Nabi on Februari 29, 2008 at 6:02 am
Terima kasih atas pencerahannya, saya merasa bahwa saya menjadi aneh semenjak kelas 2 SMA (17 tahun) menyendiri dan banyak berbicara pada bathin, saya banyak diperlihatkan masa depan yang belum terjadi. Saya percaya benar bahwa saya dialog dengan Tuhan. Saya percaya saya atau anak saya menunggu diangkat, . Saya jadi pendendam, bersifat aneh, dan mengutuk orang hingga orang itu sakit atau mati. Entah kenapa saya memiliki kelebihan tsb. Ide saya loncat2 dan brilian, suka menaikan berat badan 60 s/d 75 visa versa dgn mudah. Terakhir2 ini saya kembali beribadah dengan baik sehingga komunikasi aneh tsb sudah jarang muncul. Mudah2an ada obatnya.
Posted by kupret on Maret 4, 2008 at 8:10 am
Terima kasih atas pencerahannya, saya merasa bahwa saya menjadi aneh semenjak kelas 2 SMA (17 tahun) menyendiri dan banyak berbicara pada bathin, saya banyak diperlihatkan masa depan yang belum terjadi. Saya percaya benar bahwa saya dialog dengan Tuhan. Saya percaya saya atau anak saya menunggu diangkat, . Saya jadi pendendam, bersifat aneh, dan mengutuk orang hingga orang itu sakit atau mati. Entah kenapa saya memiliki kelebihan tsb. Ide saya loncat2 dan brilian, suka menaikan berat badan 60 s/d 75 visa versa dgn mudah. Terakhir2 ini saya kembali beribadah dengan baik sehingga komunikasi aneh tsb sudah jarang muncul. Mudah2an ada obatnya.
———————————————————————
jika anda seorang muslim dan anda YAKIN.. lakukan shalat taubat 2 rakaat(batas waktu sehabis isya sampai subuh), setelah itu sujud sambil membaca astaghfirullahaladzim sebanyak 1000x.. amalan tersebut dilakukan rutin selama 100 hari. disamping itu shalat 5 waktu diusahakan jangan sampai ditinggalkan..
semoga anda diberkati Allah
Posted by kupret on Maret 4, 2008 at 8:11 am
Terima kasih atas pencerahannya, saya merasa bahwa saya menjadi aneh semenjak kelas 2 SMA (17 tahun) menyendiri dan banyak berbicara pada bathin, saya banyak diperlihatkan masa depan yang belum terjadi. Saya percaya benar bahwa saya dialog dengan Tuhan. Saya percaya saya atau anak saya menunggu diangkat, . Saya jadi pendendam, bersifat aneh, dan mengutuk orang hingga orang itu sakit atau mati. Entah kenapa saya memiliki kelebihan tsb. Ide saya loncat2 dan brilian, suka menaikan berat badan 60 s/d 75 visa versa dgn mudah. Terakhir2 ini saya kembali beribadah dengan baik sehingga komunikasi aneh tsb sudah jarang muncul. Mudah2an ada obatnya.
———————————————————————
jika anda seorang muslim dan anda YAKIN.. lakukan shalat taubat 2 rakaat(batas waktu sehabis isya sampai subuh), setelah itu sujud sambil membaca astaghfirullahaladzim sebanyak 1000x.. shalat taubat beserta amalan sujud istgihfar tersebut dilakukan rutin selama 100 hari. disamping itu shalat 5 waktu diusahakan jangan sampai ditinggalkan..
salam
semoga anda diberkati Allah
Posted by musa on April 7, 2008 at 4:29 pm
a’kum…
saya salah seorang yang menderita penyakit bipolar. saya menerima rawatan dr pakar psikatrik bermula bulan 6 2005 hingga sekarang. saya merasakan sayalah yang akan menjadi khalifah yang akan memimpin seluruh umat manusia di akhir zaman ini. saya mengalami loncatan2 idea2 yang macam2. idea untuk menukar kembali Republik Indonesia kepada Tanah Jawa. Malaysia kepada Tanah Melayu. dan kedua2nya akan bergabung membentuk Gagasan Tanah Melayu dan Tanah Jawa. Matawang Ringgit Gagasan diperkenalkan. melumpuhkan sistem ekonomi dunia seketika sebelum diganti dengan sistem ekonomi Allah yang Maha Kuasa. Buat seketika bursa saham seluruh dunia akan mengalami kecelaruan. Bagi saya ini semua hanya loncatan2 idea dan bukannya kita bisa meramal masa depan. kerana masa depan hanya diketahui oleh Allah. Saya ada menulis lonjatan2 idea seluruhnya di website saya. walaubagaimanapun saya sentiasa mengikuti nasihat doktor dan memakan ubat mengikut peraturan. sehari 6 biji ubat saya makan. setakat ni dahulu.
http://isa777.multiply.com
Posted by want2heal on Juni 27, 2008 at 9:42 am
salam. aku baru menyadari bahwa ku bipolar akhir2 ini walau tidak seekstrem yg dipaparkan. jelas aku tidak merasa diri nabi. tapi aku mengalami pergantian mood yang sangat cepat dan ’suara2′ untuk bunuh diri. aku mohon informasi pengobatannya secara lengkap. aku tidak percaya obat2an kimia atau apa pun yg berbau mistis
Posted by luthfis on Juni 28, 2008 at 3:05 am
@want2heal:
Waalaykum salam…
sayai ikut prihatin atas apa yang anda alami. dari komentar anda bahwa anda mengalami suara-suara yang memeerintahkan anda untuk bunuh diri, ada kemungkinan anda mengalami Skizofrenia. untuk lebih lanjut silahkan anda baca artikel di blog ini tentang skizofrenia dan sebaiknya segeralah anda bertitahukan keadaan anda tersebut kepada keluarga terdekat anda dan menghubungi Psikiater….
Posted by Satuti on Juni 30, 2008 at 6:30 am
Assalaamu’alaikum wr.wb.,
Bung Luthfi,
Aku mau sharing saja. Suamiku didiagnosa menderita bipolar sejak mendapat serangan manik bulan Januari 2008 ini. Setelah diobati, kondisi tsb. cenderung menurun hingga mencapai fase depresi ekstrim pada bulan Maret. Kondisi membaik lagi sehingga kami menyangka dia sudah sembuh. ternyata, dua minggu yang lalu fase maniknya berulang. Suamiku sempat dirawat di salah satu rumah sakit jiwa selama 6 hari setelah serangan manik itu. Dan sekarang dia istirahat di rumah, pengobatan dilakukan rutin di bawah pengawasan seorang psikiater terkemuka. Walaupun belum normal, fase manik ini terlihat sedang dalam grafik menurun. Aku hanya khawatir menurunnya terlalu ekstrim. Aku merasa ini cobaan paling berat yang pernah kualami. Mungkin gak ya, dia kembali normal..?
Posted by crazy boy on Desember 4, 2008 at 7:40 am
gilooooo!
Posted by Dudi Fahri on Desember 17, 2008 at 8:34 am
Assalamu’alaikum,.
utk smua masyarakat indonesia,..hrs waspada ama ajakan2 yg g jelas,..
yg g pnting,.maka dri itu masyarakat indonesia hrs pny kyakinan yg kuat trhadap Agama nya masing2,..
jgn prnh mudah terpengaruh,..
trims y,..
Wassalam
Posted by ita on Desember 23, 2008 at 3:19 am
coba liat… kpla lia eden aj pakai ikat kpla.. ap gk jelas klau dia itu gila….. mana ad ajaran yg baru…. aneh.. emang dia gk pnya iman… maknya ngarang2 agama sendiri.. iya gk… hee
Posted by syadiashare on Desember 23, 2008 at 4:39 pm
dasar orang gila…. jangan di tiru ya…..
Posted by opick on Desember 24, 2008 at 10:46 am
ni orang benar…2 gila..
gak masuk akal
“yang penting kita harus bnyak2 beristighfar.
Posted by liston on Desember 26, 2008 at 7:09 am
apakah lia eden itu salah? bukankah smua manusia ini salah klo masalah salah nya?
Posted by liston on Desember 26, 2008 at 7:16 am
kadang kita harus berpikir bebas knapa kita menyalah kan lia eden,itu kan hak nya dia,bukan kah dunia ini sudah rusak.orang yg sempurna itu harus kembali seperti si adam jaman dulu sblum jatuh kedalam dosa,jadi saya nga berhak menyalah kan lia eden itu bersalah,yg berhak menyalah kan dia itu hanya Tuhan
Posted by Rahai on Desember 27, 2008 at 9:48 am
hy……
leh gabung lehkan???
oya saya mo tahu lia eden ithu emangnya ia pernah melihat seorang malaikat. oya mungkin kepercayaannya mengatakan pi menurut saya ia merusakkan sebuah agama di nusantara.
Sedang kan saya agama islam saya dan umur saya yang baru masuk ke 12 saya bisa membedakan bahwa mempersatukan agama saja tidak baik. Karna keprcayaan orang ithu beda klo kamu nabi kenapa kitab kamu bikin sendiridan tulisan nya yang aku dapat kamu ngarang jangan pake nabi lah (sebut) kamu thu ya sedang merusakkan negara bukan agama aja pi negara juga
Posted by REJORS on Januari 7, 2009 at 5:14 pm
Apakah tuhan lansug bertemu dengan anda dan membri tahukan kepada anda untuk mempersatukan semua agama,atau hanya karna meliht cahaya kuning itu dan anda lagsung percasya bahwa itu adalah tahan. 1.menuru saya tidak bisa karna sebuah agma suda di setujui oleh tuhan tidak bisa di hapu oleh manusia.
Posted by melki on Januari 8, 2009 at 6:49 am
ya itulah tanda2 kekuasaan Allah…yang sudah tertera dalam Al-Qur’an bahwa akan bermunculan nabi – nabi palsu yang akan menggoyahkan iman manusia hingga akhirnya kiamat datang…………..mudah2an kita semua husnul khotimah….
Posted by didi on Februari 9, 2009 at 7:15 am
dsr lia edan, neraka kamu gnjrnya, mati ja sekarang.
Posted by eggi on Februari 16, 2009 at 5:43 am
Klo gitu semua nabi mulai dari Ibrahim, Isa sampai Muhammad, sampai Buddha Gautama, Confusius dll orang manik atau psiko dong.
Soalnya gejalanya mirip: merasa mendengar suara, melihat malaikat, merasa diri utusan Tuhan dll. Gak ada yang bisa ngebuktiin kan, itu khayalan mereka aja atau bukan. Tergantung orang-orang, mau percaya atau tidak, mau mengimani atau tidak. Yang percaya jadi pengikut, yang enggak ya gak ikut-ikutan.
=========================================
Ya, ada kemungkinan diantara orang orang yang dianggap orang suci tersebut sebenanrnya adlah bipolar.
fakta memang menunjukan bahwa antara orang suci dan orang gila memiliki ciri yang hampir sama, artinya orang gila dan orang suci memiliki perbedaan yang sangat tipis. sehingga orang terkadang tidak bisa emmbedakan antara keduanya, ada orang suci yang dianggap orang gila dan ada pula yang sebaliknya, orang gila yang dianggap orang suci.
untuk itu, William James membuat ukuran mengenai orang-orang yang memiliki pengalaman spiritual (religion experience).
paling tidak, ada dua ciri yang membedakan orang suci dan orang gila menurut William james. diantaranya adalah:
1. merasa rendah diri dengan pengalamannya, (seperti orang yang mengaku Nabi tetapi ia tetap merasa sebagai hambat Tuhan dan tidak ingin diperlakukan istimewa)
2. memiliki jiwa sosial tinggi dan penuh kasih sayang, (bukan sebaliknya yang justru memanfaatkan pengikut untuk kepentingan pribadi seperti pungutan.)
dan khusus untuk Umat Islam salah satu tandanya dalah mukjizat/karomah.
Posted by IsLaM___100% on Maret 8, 2009 at 6:54 am
EdeN GeNdHEn9…
____WnT____
Posted by ajeng on Oktober 24, 2009 at 1:27 pm
ha ha ha ? setuju/
Posted by sertri on Maret 17, 2009 at 5:52 am
aha?? massa ada yang ngaku ngaku nabi siyyy
ah gila azah u tuh jelema jiga nggak ada gawe!! he he eh ah ya lupa mungkin masukin aja ke kandang ANJING sugan jadi nabinya ANJING
Posted by kandar on Oktober 15, 2009 at 10:45 pm
WADOH WADOH….DASAR ORANG GOBLOK….KLO DIA NABI,,,APA DIA HAFAL AL-QURAN…..BEGO BANGET YANG INTROGASI….
Posted by ajeng on Oktober 24, 2009 at 1:26 pm
yoi bener beud
Posted by ajeng on Oktober 24, 2009 at 1:26 pm
plizzz dweh…
jelas2 nabi terakhir nTu nabi muhammad SAW
Posted by husen on Oktober 28, 2009 at 1:20 pm
turut perihatin melihat kejadian itu, sebagi bukti dari stresnya imbas ekonomi