Arsip untuk April, 2008

Peran BK dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan

Oleh: Luthfi Seli Fauzi
 

Pendidikan merupakan komponen utama dalam menentukan tingkat kemajuan suatu bangsa. Pendidikan dapat mengarahkan kepada masa depan bangsa, baik itu baik taupun buruk, itu ditentukan oleh pendidikan kita saat ini. Jika pendidikan saat ini sudah teroptimalkan dan dimanfaatkan fungsinya secara baik maka kemajuan bangsa, masa depan bangsa yang cerah bukan lagi hanya sekedar [...]

Continue reading »

Menyikapi Kasus Ahmadiyah

Oleh: Luthfi Seli Fauzi
 

            Beberapa tahun yang lalu tepatnya beberapa hari setelah hari raya ‘Idul Fitri, sebuah stasiun televisi swasta menayangkan kehidupan dan suasana hari ‘Idul Fitri yang dialami oleh para anggota Ahmadiyah di tempat pengungsian (lebih tepatnya pengasingan) setelah sebelumnya mereka diusir dari kampung halaman mereka karena keyakinan mereka yang dianggap menyimpang. Jujur, saya [...]

Continue reading »

Pengaruh Musik Terhadap Perkembangan Kognitif dan Kecerdasan Emosi

Oleh: Luthfi Seli Fauzi
 

Kognitif dan Musik
Kognitif merupakan semua proses dan produk pikiran untuk mencapai pengetahuan yang berupa aktivitas mental seperti mengingat, mensimbolkan, mengkategorikan, memecahkan masalah, menciptakan dan berfantasi.
 
Penelitian menunjukkan bahwa musik dapat memberikan rangsangan-rangsangan yang kaya untuk segala aspek perkembangan secara kognitif dan kecerdasan emosional (emotional intelligent). Roger Sperry (1992) dalam Siegel (1999) penemu teori [...]

Continue reading »

Pola dan Perubahan Kepribadian

Oleh: Luthfi Seli Fauzi
 

Pola Kepribadian
Elizabeth B. Hurlock mengemukakan bahwa pola kepribadian merupakan suatu penyatuan struktur yang multi dimensi yang terdiri atas self-concept sebagai inti atau pusat grafitasi kepribadian dan traits sebagai struktur yang mengintegrasikan kecenderungan pola-pola respon. Masing-masing pola itu dibahas dalam paparan berikut.
 
II.2.1. Self Concept (Concept of Self)
Self-Concept ini dapat diartikan sebagai (a) persepsi, [...]

Continue reading »

Perkembangan Kognitif dalam Persprektif Piaget

Oleh: Luthfi Seli Fauzi
 
 
Secara sederhana Seifert dan Hoffnung mendefinisikan perkembangan sebagai “long term change in a persons growth, feeling, patterns of thinking, social relationships, and motor skills”. Sementara itu Chaplin mengartikan perkembangan sebagai perubahan yang berkesinambungan dan progresif dalam organisme, mulai dari lahir sampai mati. Menurut Reni Akbar Hawadi, perkembangan secara luas menunjuk pada keseluruhan [...]

Continue reading »

Dimanakah Rahmatan Lil ‘Alamin itu?

Oleh : Lutfi Seli Fauzi
 
            Matahari padang pasir memancarkan sinarnya dan membakar kulit orang-orang yang berjalan dibawahnya. Rosulullah shallallohu ‘alayhi wa alihi wa sallam berjalan menuju sebuah rumah sederhana, rumah itu adalah rumah orang tua miskin yang buta, Yahudi lagi. Rosulullah shallallohu ‘alayhi wa alihi wa sallam sering mengunjunginya dan memberikan makanan kepadanya. Tidak hanya [...]

Continue reading »

Nabi Muhammad Manusia Biasa?? Cape deeehhhh…

Oleh : Luthfi Seli Fauzi

“Orang Islam itu luar biasa!” kata Urwah ats-Tsaqofi kepada kaumnya, yang merupakan salah satu utusan kafir Quraisy dari Mekkah dalam perjanjian Hudaibiyah. “Demi Allah, aku pernah menjadi utusan untuk menemui raja-raja, aku pernah berkunjung kepada Kaisar, Kisra, dan Najasyi. Demi Allah, aku belum pernah melihat orang-orang mengagungkan rajanya seperti sahabat-sahabat Muhammad [...]

Continue reading »

Menjadi Pribadi Inovatif

Oleh: Luthfi Seli Fauzi             

 Bagaimana menjadi pribadi yang inovatif? Itulah mungkin pertanyaan yang harus kita jawab bersama. Diakui atau tidak (dan memang harus diakui) sebuah perubahan besar dalam lingkungan social masyarakat ataupun dalam sebuah lingkup social politik atau dalam ruang lingkup apapun hanya akan terjadi jika didalam lingkungan tersebut ada sebuah inovasi baru didalamnya. Sebuah inovasi [...]

Continue reading »

Rational Emotive Theraphy

Oleh: Luthfi Seli Fauzi 

Menurut Albert Ellis manusia itu bersifat rasional dan juga irasional. Orang berperilaku dalam cara-cara tertentu karena ia percaya bahwa ia harus bertindak dalam cara itu. Orang mempunyai derajat yang tinggi dalam sugestibilitas dan emosionalitas yang negatif ( seperti kecemasan, rasa berdosa, pemusuhan, dan sebaginya ). Masalah-masalah emosional terletak dalam berpikir yang tidak [...]

Continue reading »