[ Aku & Buku Tamu ]

 

Siapalah aku ini, hanya seorang insan biasa yang saat ini sedang mencoba mencari makna diri. Mengepakkan sayap keciku menuju negeri cahaya. Melewati langit biru, merah, ungu, kelabu atau langit apa sajalah aku tak tahu.

Aku bukan siapa-siapa, hanya manusia biasa saja, yang entah sampai kapan akan terus berlari diantara kumpulan warna-warna pelangi, yang pada akhirnya suatu saat nanti akan kembali menuju cahaya kesempurnaan.

 Jangan kau tanya caraku menuju cahaya. Jangan kau paksa aku mengikuti bingkai-bingkai kehidupanmu menuju cahaya. Aku punya nyanyian sendiri. Aku punya senandung pribadi. Tak perlu kau paksa aku. Biarkan aku pergi menuju cahaya dengan caraku. Biarkan aku pergi dengan nyayian cinta para bintang. Biarkan aku pergi dengan senandung lirih munajat para Imam. 

Tak peduli aku akan kicauanmu, tak peduli aku akan makianmu, tak peduli aku dengan tingkahmu, tak akan pernah aku mau peduli dengan umpatan kesurupanmu. Tak akan pernah mau kuhentikan caraku menuju cahaya. Tak mau aku tinggalkan keyakinanku dengan pelangi hujatanmu. Biarkan! Aku tak peduli.

Sudah kubilang aku ini bukan siapa-siapa. Aku ini hanya orang bodoh, hanya orang gila yang sedang mencoba memahami kata-kata pelangi, yang mencoba untuk menenangkan diri dengan untaian pesan para kafilah cinta.

Lagi-lagi kau bukan siapa-siapa. Bukan malaikat, rosul, ataupun para Imam suci. Aku ini hanya insan biasa yang mencoba mengikuti mereka dengan caraku.

Inilah ibadahku

Inilah sujudku

Inilah munajatku

Jangan kau perbincangkan aku, karena aku tak peduli kau mau menyesatkanku taupun mengkafirkan diriku. Tak akan mau aku menghentikan nyanyian ku menuju cahaya, tak akan kuhentikan senandun lirihku menuju lembah cahaya.

Inilah aku, inilah aku, kau tahu? Akupun tak tahu…

 

”Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakanmu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikanmu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal” (QS. Al-Hujuraat : 13)

Silahkan tulis komentarnya sebagai jalan untuk lebih saling mengenal….

inget ya… pakailah kata-kata yang ahsan, gunakanlah kata-kata cinta, bijaksana, dan kata-kata yang diridhai Allah swt.

 

35 Tanggapan to this post.

  1. Salam kenal,
    Terima kasih atas kunjungan ke blog kami. Selamat berkarya dan bertabligh melalui blog ini.
    Wassalam.

    Balas

  2. salam cinta,
    sahabat, terimalah salam semoga jadi tautan silaturahim yang baik

    Balas

  3. Posted by luthfis on Juli 6, 2007 at 3:24 am

    salam cinta juga….
    semoga kita bisa bersahabat,
    salam cinta, kedamian, dan kebijaksanaan.

    Balas

  4. Posted by ferdy on Juli 20, 2007 at 11:42 am

    assalam mualaikum, gw mw tanya apakah imam mahdi telah ada, dan apakah da’jal telah keluar.thanx…….wass

    Balas

  5. Posted by luthfis on Juli 20, 2007 at 12:54 pm

    Wa’alaykum salam…

    Imam Mahdi Insyaallah (menurut keyakinan saya) telah ada dan dia telah lahir pada malam Jumat, 15 Sya’ban 255 atau 256 H. beliau adalah imam ke 12 sepeninggal Rosulullah.

    sekarang beliau masih hidup, dan sedang menunggu saat yang tepat untuk kemunculannya menegakkan keadilan di muka bumi…

    untuk dajjal…. saya tidak tahu

    wallahu’alam

    Balas

  6. Posted by luthfis on Juli 20, 2007 at 12:56 pm

    untuk lebih jelas silahkan klik disini

    http://www.imamalmahdi.com

    Balas

  7. supaya saling mengenal?? oke deh,, Ma ngabsen di sini,, :)

    salam kenal ya,, :D

    Balas

  8. salam cinta…
    trim’s atas kunjungannya

    Balas

  9. Posted by luthfis on Juli 22, 2007 at 8:47 am

    ya….
    semoga kita bisa tetap menjaga ukhuwah….
    salam bwt semua.

    Balas

  10. Posted by keluargaabi on Juli 25, 2007 at 8:43 am

    Assalamualikum wr wb
    Blognya bagus, selamat berkarya semoga sukses, silahkan berkunjung ke blog kami.
    Wassalam

    Balas

  11. Posted by Johan Khoirul Zaman on Agustus 2, 2007 at 8:50 pm

    Assalamualaikum.Salam cinta nan agung pada baginda dan keluarganya. perkenalkan saya Johan asli bandung tapi kini tinggal disurabaya. saya sedang memperdalam Mazhab Cinta ini. dan alhamdulilah mau ngeluarin buku jo yang ke3 tentang perjalanan johan bertemu dengan ahlulbayt. salam kenal buat semua. Hamba sahaya. Johan

    Balas

  12. Posted by luthfis on Agustus 3, 2007 at 7:14 am

    wa’alaykum salam…..

    salam kenal untuk semuanya….

    @ Johan Khoirul Zaman

    selamat bergabung di mazhab cinta ini, wah ternyata kita hampir sama yah.
    saya juga dulu aslinya bukan pengikut ahlul bayt, bahkan dulu saya menganggap para pengikut ahlul bayt (Syi’ah) adalah KAFIR! tapi ternyata 4JJI punya rencana lain, Dia telah membuat saya menelan ludah sendiri. dulu ajaran yang saya anggap KAFIR, ternyata sekarang saya bergabung bersamanya.

    semoga Allah meneguhkan hati kita semua untuk berlayar bersama bahtera keselamatan…

    amin.

    Balas

  13. Posted by Anonim on Agustus 21, 2007 at 6:27 am

    ASSALAMU ‘ALAIKUM

    AFWAN BOLEH GA DIAJARIN BUAT BLOGNYA MOHON DO’ANYA YACH………

    WASSALAM

    Balas

  14. Posted by luthfis on Agustus 22, 2007 at 4:46 am

    walaykum salam….

    syukron buat semuanya…

    Balas

  15. assalamualaikum wr wb saya baca blog Anda dan saya sepakat dengan isinya. Saya percaya bhwa Imam Ali adalah washi Rasulullah. Semua kita menantikan kedatang Al-Mahdi AS. Wassalam

    Balas

  16. Boleh juga situsnya!!! Trus buat mahasiswa Fakultas Ekonomi atau STIE yang sedang mengalami kesulitan dalam menyusun landasan teori. Kunjungi http://landasanteoriskripsiekonomi.blogspot.com/ Silahkan kopi paste dengan gratis!!!

    Balas

  17. Hai Luthfi™ :D

    Balas

  18. assalamu’alaikum….subhanallah…isinya bagus banget…MAJU teRus..yo…!!!
    SEMAnGat…..!!!

    Balas

  19. Assalaamu’alaikum wr wb

    Lagi nyari referensi tentang Nuh as, eh masuk ke blog antum. Bagus banget. Senang bisa bersilaturrahmi disini. InsyaAllah saya akan sering mampir :) Salam kenal ya…

    Balas

  20. Posted by luthfis on Desember 1, 2007 at 2:53 am

    ya… salam kenal juga buat semuanya….

    Balas

  21. masa sih imam mahdi udah keluar??

    tanggung jawabnya besar lho kalo anda ngomong demikian…

    hati2

    Balas

  22. Posted by remajaislam on Januari 9, 2008 at 12:49 pm

    Ass.seblmnya salam Ta’aruf…

    Kami dari Redaksi Buletin Remaja Islam SMA se Kota Bandung meminta Sahabat untuk me-link halaman Blog kami di Blog Sahabat. agar syiar dakwah kami bertumbuh dengan pesat… dan semoga selalu di Ridhai oleh Allah SWT

    http://www.remajaislam.wordpress.com

    Balas

  23. Gimana kabar Antum? Boleh minta nomor hp Antum? 0856 21 900 87.

    Balas

  24. salam kenal kang luthfis….
    jika ada koment saya yang kurang berkenan maafkan…, walaupun ada perbedaan pemahaman, aku harap kita tetep jaga ukuwah Islam.

    salam…
    #im…

    Balas

  25. Posted by luthfis on Juni 6, 2008 at 8:25 am

    @ indri

    ya… gak masalah…
    terlalu hambar hidup ini kalau tanpa ada perbedaan, yang jelas selama perbedaan itu tidak membuat kita berpecah belah dan justru menjadi sebuah forum ilmiah, kenapa tidak?

    kan walaupun beda qta tetep sama-sama mencari kebenaran…..

    Balas

  26. saya kesasar ke blog ini karena link dari indri(at hendro)…

    salam kenal mas, salam ukhuwah….

    Balas

  27. hallo mas Ansori……
    Alhamdullilah Hirabbilalamin….
    kita ketemu di sini……

    salam…
    #im…

    Balas

  28. ada apa cih

    Balas

  29. Posted by hariyanto27 on Oktober 29, 2008 at 2:43 pm

    AJAKAN ISLAM BAGI YANG IMAN
    oleh : Al Jabir

    Yaa aiyyuhal ladziina aamanudkhuluu fis silmi kaaffah, walaa tattabi’uu khuthuwaatisy
    Syaithaan; innahuu lakum ‘aduwwun mubiin (Albaqarah 2 : 208)
    Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.

    Wahai saudaraku (Roseryzal), setelah sampai Kalam Tuhan ini kepadamu melalui si Aljabir dan kamu menerimanya, sehingga kamu menunudukkan diri dengan bersaksi dihadapannya maka muthlak kamu sudah menerima Islam yang dari sisi Allah. Yang selama ini kamu menyandang Islaam berdasarkan garis keturunan, lalu kamu berbuat layaknya seperti pekerjaan Islam. Dan karena kamu berbuat layaknya Islam, maka orangpun mengatakan kamu Islam. Sebaliknya kamu melihat kawanmu berbuat layaknya Islam maka kamupun mengatakan mereka Islam, ini Islam yang menurut manusia atau Islam disisi manusia. Kamupun punya kartu identitas (IC) yang bertuliskan bahwa kamu beragama Islam. Ini Islam berdasarkan isian (borang) blangko kosong yang mau tak mau kamu isi dengan huruf I s l a m.

    Islam dari garis keturunan, Islam dari sisi manusia, Islam isian Blangko kosong (borang), dan banyak lagi menyebabkan manusia ini mengatakan dirinya Islam, itu semua adalah Islam dimata dunia. Dan dunia ini hanyalah tipu daya semata. Tidak bisa dijadikan pegangan untuk menyatakan bahwa Islammu benar walau sudah kamu tuntut ilmunya dari kecil sampai university, bahkan sampai ke Kairo atau Arab Saudi.

    Yaa aiyyuhal ladziina aamanuu athii’ullaaha wa athii’ur rasuula wa ulil amri min kum.
    Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (nya), dan ulil amri di antara kamu.

    Wahai saudaraku, benarnya kamu taat kepada Allah yang tak seumpama dengan sesuatu, tak dapat diumpamakan dengan tulisan huruf A l l a h atau huruf Alif lam lam ha`, tak dapat diumpamakan dengan ucapan Allah. Tak pula dapat diumpamakan dengan khayalan akal walaupun sudah banyak ilmu tentang Allah yang kamu pelajari. Tak dapat diumpamakan dengan rasa dalam hati sehingga kamu rasakan kamu khusu’ dalam beribadah denganNya. Bukan itu Allah saudaraku, dan bukan pula diluar itu. Makanya tak bisa tidak kamu mesti taat kepada Rasul. Ketika datang Rasul yang membacakan ayat-ayat Allah, walaupun tak sesuai dengan keinginan kamu, tak sesuai ilmunya dengan ilmu yang kamu tuntut, tak sesuai amal ibadahnya dengan yang kamu perbuat, jangan kamu menyombongkan diri terhadapnya. Jangan kamu mendustakannya, apalagi membunuhnya. Ikutilah Rasul yang membacakan ayat-ayat Allah, maka benarlah kamu telah taat kepada Allah Jalla wa ‘azza.

    Benarnya kamu mengikuti Rasul yang membacakan ayat-ayat Allah, maka datangilah Pemimpin yang dari kamu, yang ia menyampaikan Salam dari Tuhanmu sehingga kamu menerima salamnya. Kamu Islam kepadanya, merendahkan diri kepadanya dengan mengucapkan dengan lisanmu dan I’tiqadmu, : “Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammadar rasuulullaah. (Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad utusan Allah)”. Inilah Islam yang disisi Allah. Disisi Allah adalah Rasul; itulah Pemimpin yang dari kamu. Dia ada ditengah-tengah kamu, dia layaknya manusia seperti kamu juga. Makan, minum, duduk, berbaring, berkahwin, beranak, bahkan berjalan dipasar-pasar seperti layaknya kamupun makan, minum, duduk, berbaring, berkahwin, beranak dan berjalan.

    Wahai saudaraku (Roseryzal), syukurilah bahwa kamu telah menundukkan diri (taslim, Islam, Muslim) kepada orang yang didatangkan kepada kamu sekarang ini sehingga kamu tidak hanya Islam disisi dunia ini melainkan sudah Islam disisi Allah (Islam Kaaaffah). Kamu sudah tidak lagi mengikuti langkah Syaithan, yang Syaithan itu musuh yang nyata. Syaithan itu mengikuti langkah Iblis. Iblis sujud kepada Tuhan Rabbul jalil, tetapi enggan dan menyombongkan diri kepada Adam As yang Pemimpin (khalifah) dimuka bumi saat itu. Sampai-sampai tidak sejengkal bumi ini yang tidak bekas sujud Iblis. Tidakkan dirumahnya, Iblis menjadi imam, dimushalla, dimesjid, di atas langit, di surga, bahkan para Malaikatpun, Iblislah imamnya. Begitulah para pengikut syaithan sekarang ini, sujud kepada Tuhannya tapi enggan dan menyombongkan diri kepada Pemimpin yang diturunkan Allah di hari akhir ini. Bahkan mereka memusuhimu ketika kamupun sekarang menyampaikan Salam dari Tuhan mereka yang Penyayang dikarenakan kamu pun diciptakan Tuhan dari segumpal darah.

    Syukurilah wahai saudaraku (Roseryzal) dengan cara sampaikan Salamku kepada sekalian manusia, sehingga apabila mereka juga seperti kamu yang menerima Salamku, maka tak terlebih mulia engkau dari padaku dan tak terlebih mulia aku dari padamu. Engkau dan aku satu dalam kalimah: “laa ilaaha illallaah, Muhammadur rasuulullaah”. Allah, Rasul, Pemimpin, bukan tiga melainkan satu jua adanya, alias esa. Ditambah sekarang kamu menerima seruan ini, bukan jadi empat namun satu jua adanya. Ketahuilah bahwa Mu`min itu satu. Namun Allah tetap Allah, Rasul tetap Rasul, Pemimpin tetap Pemimpin. Tiga (3) tapi satu (1), satu tetap tiga (3). Inilah pasukanku wahai saudaraku, 3 1 3. Mudah-mudahan kamu shabar serta Allah.

    Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), Maka Katakanlah: “Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku”. dan Katakanlah kepada orang-orang yang Telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi: “Apakah kamu (mau) masuk Islam”. jika mereka masuk islam, Sesungguhnya mereka Telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, Maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). dan Allah Maha melihat akan hamba-hamba-Nya.

    Wahai saudaraku (Roseryzal), setelah sampai Salam dari Tuhanku kepadamu dan kamu terima, maka kamupun menyampaikan Salam ini kepada segenap manusia yang kamu jumpai sama ada apakah kamu saat ini masih dalam keadaan ummi atau ahli kitab. Sehingga kamu dalam menyampaikan Salam dari Tuhan yang Penyayang tidak memandang apakah mereka orang ummi atau ahli kitab. Jika mereka mau menerima Salammu yang dari Tuhan, maka mereka satu dengan kamu; yakni Islam yang dapat petunjuk Allah, bukan petunjuk dari nenek moyang. Sebaliknya, mereka meremehkanmu, mengolok-olokmu karena memang kamu tidak sempurna menurut ilmu manusia sekelilingmu bahkan kamupun menyangka kamu tak sempurna, namun kewajibanmu hanyalah menyampaikan. Hamba Allah adalah yang menerima Salam, Kalam dari Tuhan (Alqur`an). Dan Allah melihat dengan hamba-hambanya.

    Dan Sesungguhnya Telah kami muliakan anak-anak Adam, kami angkut mereka di daratan dan di lautan, kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang Sempurna atas kebanyakan makhluk yang Telah kami ciptakan.

    Wahai saudaraku, jangan kamu menetapkan atas dirimu sebagai sebuah sangka-sangka. Berketetapanlah kamu dengan ketetapan Allah dan jangan sedikitpun kamu ragu. Adam dijadikan khalifah dimuka bumi oleh Tuhanmu bukan karena ilmu yang tinggi, amal yang baik dan banyak ibadah, namun karena ia serta merta ketika diperintah Tuhannya menyebut segala sebutan, maka ia menyebutnya. Tidak seperti Malaikat yang hanya bertasbih memuji Tuhan. Maka sebutlah Allah, maka yang tau namanya disebut ia akan kembali kepada penyebut. Diterima mereka sebutanmu berupa Salam dari Tuhan, Kalam Allah, Alqur`an, wahyu ilahi, menunjukkan mereka anak-anak Adam yang dimuliakan dan dilebihkan dengan kelebihan yang sempurna. Layaknya kamu yang telah menerima Salam, Kalam dari Tuhan yang Penyayang.

    Hai kaum kami, terimalah (seruan) orang yang menyeru kepada Allah dan berimanlah kepada-Nya, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa kamu dan melepaskan kamu dari azab yang pedih.

    Dan orang yang tidak menerima (seruan) orang yang menyeru kepada Allah Maka dia tidak akan melepaskan diri dari azab Allah di muka bumi dan tidak ada baginya pelindung selain Allah. mereka itu dalam kesesatan yang nyata”.

    Wahai saudaraku, telah diampunkan Allah dosa-dosamu disebabkan kamu menerima dan beriman dengan orang yang menyeru kepada Allah sekarang ini, maka berbahagialah kamu. Aku sampaikan berita gembira ini kepadamu wahai saudaraku supaya jangan ada keraguan kepada kamu dengan kebenaran yang datang dari Tuhanmu. Dan tebarkanlah salamku ini seluas-luasnya.

    Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.

    Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat kami itu datang kepadamu, Maka Katakanlah: “Salaamun alaikum. Tuhanmu Telah menetapkan atas Diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, Kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
    Dan Demikianlah kami terangkan ayat-ayat Al-Quran (supaya jelas jalan orang-orang yang saleh, dan supaya jelas (pula) jalan orang-orang yang berdosa.

    Berkat Allah bagiku dan bagimu pada Alqur`an yang agung. Bermanfaat bagiku dan bagimu segala ayat dan peringatan yang bijak. Dan terimalah segala tilawahNya dari padaku dan dari padamu. Sesungguhnya Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Tau. Aku sebutkan perkataan ini, maka aku diampunkanNya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
    ***

    marilah kita selalu merapatkan saff dan barisan dengan saling memberi kabar akan perjuangan dan bersilahturahmi semoga ada kelanjutan berita di kemudian hari *Himpass*

    Balas

  30. Salam kenal,

    Damaikan dunia dengan akhlak dan cinta, emm… motto yang menarik. Semoga merupakan representasi dari hati pemiliknya yang lembut dan terwujud dalam akhlak dan qolbu yang indah

    Balas

  31. Posted by Layla Hancock on Desember 16, 2008 at 10:01 pm

    Salam Alaikum,

    Happy Eid Ghadeer.

    Ale wa ale salawat.

    layla UK

    Balas

  32. Posted by nino on Desember 25, 2008 at 5:09 am

    Alhamdulillah, syukur kepada Allah SWT
    sholawat & salam slalu tercurah kepada beliau Muhammad SAW.

    Subhanallah artikelnya bagus-bagus, moga bermanfaat buat semua, amin….amin….amin

    lam kenal
    ninoara@yahoo.co.id

    Balas

  33. Posted by sani on Februari 6, 2009 at 2:59 pm

    silahkan kunjungi http://www.hakekat.com situs bermanfaat
    :-)

    Balas

  34. Posted by irehayu on April 4, 2009 at 2:49 pm

    selamat berkenalan,

    Anda menyebarkan ilmu yang berguna untuk insan yang mahu mendidik minda, jiwa dan intelek. Saya dan anda meminati bidang yang sama. Teruskanlah perjuangan anda untuk memberikan ilmu bermanfaat.

    Balas

  35. Posted by Irfan Arif A.Ara on Oktober 26, 2009 at 6:05 am

    Salam cinta yang suci yang universal,Terima kasih atasmu..atas pesan–nya,menggugah hati yang sedang mencari….Agama Cinta…

    Balas

Tanggapi posting ini