9
Jul
Oleh luthfis pada Syair. & Komentar
Nafasku tersekat dalam tangisan
Duhai, mengapa nafas tak lepas bersama jeritan
Sesudahmu tiada lagi kebaikan dalam kehidupan
Aku menangis karena aku takut hidupku akan kepanjanganKala rinduku memuncak, kujenguk pusaramu dengan tangisan
Aku menjerit meronta tanpa mendapatkan jawaban
Duhai yang tinggal di bawah tumpukan debu, tangisan memelukku
Kenangan padamu melupakan daku dari segala musibat yang lain
Jika engkau menghilang dari mataku ke dalam [...]
Continue reading »
12
Jun
Oleh luthfis pada Syair. Tinggalkan sebuah Komentar
“ketahuilah, dunia adalah cermin kepala sampai kaki,
dalam setiap zarrah ada seratus cemerlang mentari.
kala engkau membelah inti setetes air,
darinya seratus samudra lahir.
kala engkau menelisik setiap butir pasir,
didalamnya seribu adam lahir.
didalam setiap anggotanya nyamuk ibarat gajah berbelalai.
didalam setiap dayanya setetes air hujan ibarat sungai.
saripati sebutir jagung setara seratus ladang.
dunia bersemayam dalam jantung sebutir gandum.
dalam sayap seekor nyamuk [...]
Continue reading »
9
Jun
Oleh luthfis pada Syair. Tinggalkan sebuah Komentar
Wahai jiwa-jiwa yang tenang
Berhati-hatilah dirimu
Kepada hati-hati yang penuh
Dengan kebencian yang dalam
Karena sesungguhnya iblis
Ada dan bersemayam
Di hati yang penuh dengan benci
Di hati yang penuh dengan prasangka
Continue reading »
7
Jun
Oleh luthfis pada Syair. Tinggalkan sebuah Komentar
Dengan Nama Allah yang Maha Kasih Maha Sayang
Dengarkan seruling bagaimana ia berkisah, karena perpisahannya ia adukan derita.
katanya:
Sejak aku berpisah dari rumpun bambuku, laki perempuan tlah merintih karena jeritku. Kuingin dada yang terkoyak perceraian, biar kuungkapkan semua derita kerinduan. Siapa saja yang terlempar dari asalnya, mencari saat kembali ia bergabung dengannya.
Continue reading »