Beranda

Peran BK dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan

19 Komentar

Oleh: Luthfi Seli Fauzi

 

Pendidikan merupakan komponen utama dalam menentukan tingkat kemajuan suatu bangsa. Pendidikan dapat mengarahkan kepada masa depan bangsa, baik itu baik taupun buruk, itu ditentukan oleh pendidikan kita saat ini. Jika pendidikan saat ini sudah teroptimalkan dan dimanfaatkan fungsinya secara baik maka kemajuan bangsa, masa depan bangsa yang cerah bukan lagi hanya sekedar impian belaka, tapi sudah menjadi kepastian yang akan terwujud.

Seperti yang kita pahami bersama bahwa pendukung utama bagi tercapainya sasaran pembangunan manusia Indonesia yang bermutu adalah pendidikan yang bermutu. Pendidikan yang bermutu dalam penyelenggaraannya tidak cukup hanya dilakukan melalui taranformasi ilmu pengetahuan dan teknologi, teori-teori, taupun hal-hal yang bersifat kognitif saja tetapi juga harus didukung oleh peningkatan profesionalitas dan sistem manajemen tenaga pendidikan serta pengembangan kemampuan peserta didik untuk menolong dirinya sendiri dalam memilih dan mengambil keputusan untuk pencapaian cita-cita dan harapan yang dimilikinya.

Kemampuan diatas tidak hanya menyangkut hal-hal yang bersifat akademis, tetapi juga menyangkut aspek perkembangan pribadi, sosial, kematangan intelektual, dan sistem nilai peserta didik. Dari sana kita dapat melihat bahwa pendidiakn yang bermutu adalah pendidiakn yang mengahntarkan peserta didik pada pencapaian standar akademis yang diharapakn dalam kondisi perkembnagan diri yang sehat dan optimal.

Lagi

Iklan

Turunkan tanganmu Jendral!

1 Komentar

Oleh : Lutfi S. Fauzi

Pernah nonton film “Nagabonar Jadi 2”? nah, diceritakan bahwa ketika Nagabonar mengunjungi putra semata wayangnya di Jakarta, ia jalan-jalan mengelilingi kota jakarta menaiki bajaj. Tiba-tiba bajaj yang ia tumpangi di hentikan oleh polisi. Setelah sang supir bajaj menjelaskan duduk perkaranya, sang polisi langsung mendatangi Nagabonar.

“Bajaj dilarang lewat sini pak…” kata polisi.

“Kenapa bajaj tidak boleh lewat sini?!” tanya Nagabonar dengan logat bataknya.

“itu peraturannya.” Jawab sang polisi.

Bagai anak kecil yang bertanya pada ibunya Nagabonar kembali bertanya ”Kenapa ada aturan macam itu?

“Memang peraturannya seperti itu pak” sang polisi menjawab dengan jawaban yang sama.

“Ya, kenapa?!!” ungkap Nagabonar.

Kali ini polisi malah balik bertanya ”Jadi bapak tidak tahu ada aturan seperti itu pak?”

Dengan sedikit emosi Nagabonar menjawab ”Betul, tidak tahu aku!… malah heran aku!” lalu dia melanjutkan kemabali ucapannya. “kita sudah lama merdeka, tapi masih ada aturan macam itu! Kalau belanda yang bikin aturan itu, mengerti aku. Karena belanda memang suka cari perkara, ya kan?” Lagi